Inilah 5 Susu Nabati Terbaik Pengganti Susu Sapi, Bisa Dibuat Sendiri di Rumah


Berbagai merk susu nabati bermunculan di pasaran, seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Meskipun khalayak mungkin lebih dulu familiar dengan susu sapi. 

Memilih susu yang sehat dan tepat adalah keputusan yang sangat individual, disesuaikan dengan kebutuhan diri. Sebenarnya susu nabati tak hanya sebatas hanya susu kedelai saja, lho. Ada beberapa sumber susu nabati lainnya. Penasaran, kan?


1-Susu Kedelai

Sesuai dengan namanya, susu ini terbuat dari kedelai. Susu kedelai ini sudah sangat populer di masyarakat. Bahkan orang kebanyakan sudah biasa memproduksi susu kedelai sendiri sejak dahulu kala. Bagi orang umum, susu  kedelai merupakan alternatif utama pengganti susu sapi. Tidak salah juga, sih, karena kadar nutrisi susu kedelai ini memang memiliki banyak nutrisi, hampir sama dengan susu sapi dibandingkan susu nabati yang lain. 

Keunggulan lainnya, susu kedelai mengandung lebih sedikit kalori dibandingkan susu sapi. Manfaat susu kedelai antara lain membantu menurunkan berat badan, kolesterol, tekanan darah, mengontrol gula darah, dan masih banyak lagi. 


2-Susu Almond

Susu almond adalah salah satu susu nabati yang bisa dibuat sendiri juga di rumah. Namun, ada juga susu almond kemasan dengan merk tententu yang bisa ditemui di pasaran. Bahan dasarnya hanya berupa bubuk kacang almond dan air.

Kandungan vitamin E pada susu almond yang tinggi, berperan penting untuk melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. Selain itu, vitamin E ini juga  dapat meningkatkan kesehatan mata, kulit, dan membantu mencegah penyakit jantung.Susu almond ini rendah kalori juga, kaya lemak tak jenuh tunggal. Namun rendah protein dan karbohidrat. 


3-Susu Gandum atau Oat

Oat adalah jenis gandum sehat dan biasa dimakan sebagai sereal dengan ditambah susu. Saat ini, oat pun bisa dibuat susu dan cukup digemari oleh para vegan dan orang yang alergi terhadap susu sapi. Biasanya cara membuat susu gandum adalah dengan merendam oat dalam air, mencampur, lalu menyaring campuran tersebut. Cukup mudah, kan? Bisa dibuat sendiri di rumah.  

Susu gandum adalah alternatif yang baik untuk penderita alergi kacang dan kedelai. Susu gandum rendah protein, vitamin, dan mineral, serta mengandung lebih banyak lemak, dibanding susu alternatif lainnya.


4-Susu Santan

Susu santan dibuat dengan cara memarut daging kelapa, kemudian mendidihkannya dalam air dan menyaringnya. Lapisan krim hasil didihan daging kepala ini  dikombinasikan dengan air kelapa untuk membuat susu. Menghasilkan susu nabati yang rendah kalori. Banyak orang lebih suka rasa susu santan ini  daripada susu alternatif lainnya. Namun, susu santan ini tinggi lemak jenuh dan tidak memiliki protein.


5-Susu Beras

Biasanya susu beras ini dibuat dari beras merah dan disajikan tanpa gula. Namun, bagi yang suka rasa manis, bisa menambahnya  dengan sari tebu, diberi perasa seperti vanila atau coklat pun lebih nikmat. Susu beras sangat rendah lemak, juga mengandung kadar magnesium yang tinggi untuk mengendalikan tekanan darah. 

Cocok untuk orang yang tidak toleran laktosa. Kekurangan dari susu ini yaitu tidak mengandung kalsium atau protein sebanyak susu sapi. Susu ini juga mengandung karbohidrat tingkat tinggi, sehingga lebih tinggi gula juga dan juga paling tinggi kalorinya.


Penutup

Susu nabati adalah pilihan terbaik untuk pengganti susu sapi bagi para vegan dan vegetarian, serta orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa. Rendahnya jumlah lemak, namun kandungan proteinya tinggi menjadikan susu nabati bisa menjadi  alternatif paling tepat untuk menggantikan susu sapi atau susu kambing. 

Sumber susu nabati umumnya berasal dari berbagai macam kacang-kacangan dan biji-bijian. Oleh karena bahan dasarnya berbeda-beda, produk-produk susu nabati tentu memiliki nutrisi yang bervariasi.  

Posting Komentar

0 Komentar