Proses Belajar Tematik Untuk Anak Sekolah Di Rumah

 


Proses belajar tematik merupakan salah satu proses belajar anak-anak menurut tema tertentu yang dilaksanakan bersama-sama dengan orang tua atau guru pendamping. 

Supaya menarik tema yang dipilih lebih baik didiskusikan antara anak (murid) bersama tutor (orang tua atau guru)

Seperti kita ketahui sekolah di rumah atau homeschooling merupakan salah satu pilihan belajar berbasis keluarga. Sehingga berbeda dengan sekolah formal yang mengambil tempat di sekolah umum, maka homeschooling kurikulumnya disesuaikan dengan kondisi anak. Tempat belajarnya tidak selalu harus di rumah saja, tetapi bisa di mana saja.


Apa itu Proses Belajar Tematik

Belajar tematik adalah mempelajari sesuatu bersama anak dengan materi yang sudah dikenal anak dalam keseharian anak. Cara belajar tematik bertujuan anak lebih tertarik untuk belajar dengan menghubungkan beberapa metari sekaligus.

Melalui mengangkat sebuah tema tertentu, anak akan lebih detail dan belajar menganalisis sebuah objek dari berbagai sudut pandang. Materi yang dipelajari diambil yang dekat dengan kehidupan anak, maka anak bisa belajar kehidupan nyata dan menghubungkan materi dengan pengetahuan, pengalaman, dan kehidupan sehari-hari.


Proses Belajar Tematik Lebih Efektif

Cara belajar tematik anak akan lebih semangat untuk belajar karena materi yang dipelajari beragam dan kedalaman disesuaikan dengan anak. Selain itu anak tidak perlu mengikuti jadwal sesuai kurikulum baku seperti halnya di sekolah formal.

Contoh materi tematik adalah sebagai berikut:

Umum 

● Binatang: kucing, anjing, kuda, ular 

● Buah: apel, jeruk 

● Makanan: pizza, hamburger, mie, soto, sate

Hal-hal yang bisa dipelajari dengan mengangkat satu tema, misalnya KUCING

  1. Ada bermacam-macam bentuk, warna, dan jenis kucing
  2. Bisa belajar hal tentang WARNA
  3. Bisa belajar MENGGAMBAR kucing. Untuk anak usia balita yang belum terampil menggambar, orang tua bisa membuat outlin gambar kucing, lalu anak mewarnai kucing. Bisa juga menghubungkan titik-titik sehingga membentuk kucing.
  4. Pelajari tentang kehidupan kucing. Melalui pertanyaan: kucing makan apa? Kucing hidup di mana? Jenis-jenis kucing apa saja?


Penutup

Proses belajar tematik bisa jadi tidak ada habisnya untuk diangkat sebagai materi pembelajaran untuk anak homeschooling.

Apalagi bila materi yang diangkat merupakan hasil usulan dari anak bersangkutan. Mereka akan bersemangat, karena mempunyai hak suara mempelajari materi yang menarik minat mereka.

Berbeda bila materi berasal dari orang tua atau guru yang belum tentu menarik minat anak.

Materi tematik bisa dibuat jadwal dalam satu minggu dan ditampilkan pada papan jadwal belajar. Jadi anak tahu besok atau beberapa hari ke depan akan belajar apa saja.

Untuk anak usia SD atau lebih besar, bahkan anak bisa diminta menyiapkan materi lalu menyusun presentasi tentang tema tertentu.

Menarik bukan?

Selamat membimbing dan belajar bersama anak.

Posting Komentar

0 Komentar